Perut Tambah Buncit Meskipun Berolahraga

Olahraga setiap hari tapi perut masih buncit dan tetap menumpuk banyak lemak? Mungkin bukan cara makan atau olaharagamu yang salah, tapi kadar hormon kortisol yang salah. Hormon kortisol adalah hormon yang dihasilkan ketika tubuh stres.Terlalu banyak stres tak akan baik untuk tubuh, apalagi jika kamu memaksakan tetap olahraga saat tubuh sebenarnya butuh istirahat. Seperti dikatakan ahli gizi diet terdaftar Avigdor Arad, PhD, CDE, dalam Popsugar bahwa kortisol membuat orang ingin makan lebih banyak, tidur berkurang, dan bahkan memicu resisten insulin.

perut buncit wanitaHormon Kortisol
Kortisol (bahasa Inggris: cortisol, hydrocortisone, 11beta,17alpha,21-trihydroxy-4-pregnene-3,20-dione) adalah hormon steroid dari golongan glukokortikoid yang diproduksi oleh sel di dalam zona fasikulata pada kelenjar adrena sebagai respon terhadap stimulasi hormon ACTH yang disekresi oleh kelenjar hipofisis, juga merupakan hasil reaksi organik hidrogenasi pada gugus 11-keto molekul hormon kortison yang dikatalis oleh enzim 11β-hidroksisteroid dehidrogenase tipe 1 yang umumnya disekresi oleh jaringan adiposa. kelebihan hormon ini dalam darah menyebabkan sindrom cushing Selain itu, hormon kortisol juga diproduksi oleh hati.

Hormon ini bekerja dengan meningkatkan kadar gula darah melalui mekanisme glukoneogenesis, menekan kerja sistem imun, dan meningkatkan metabolisme lemak, protein, dan karbohidrat. Selain itu, hormon ini juga menghambat pembentukan tulang.

Lalu apa hubungannya dengan penumpukan lemak di perut? Ketika hormon kortisol tinggi, kamu akan tergoda ngemil, lemak yang dibakar pada saat olahraga akan kembali ditumpuk karena kamu berpikir cara terbaik memberi ‘hadiah’ pada tubuh adalah dengan banyak makan.

Kurang tidur juga akan menghambat pembakaran lemak di malam hari dan menahan insulin akan membuat tubuh cenderung menyimpan gula sebagai lemak daripada dibakar menjadi energi.

Jadi, sebelum menyalahkan olahraga yang kamu lakukan, mungkin sebaiknya kenali tubuhmu sendiri. Jika sedang stres, lepaskan dulu penyebab stres dengan meditasi, menghibur diri, atau yoga, kemudian mulailah olahraga lagi dengan pikiran yang lebih baik.

Sumber :
Fimela.com
wikipedia

Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.