Kontraksi Asli atau Palsu?

Menginjak trimester ketiga umumnya kontraksi mulai sering timbul, yang dalam bahasa medis dikenal sebagai Braxton Hicks atau kontraksi palsu. Sering kali kontraksi palsu membuat seorang wanita panik dan langsung menuju rumah sakit karena mengira sudah waktunya untuk melahirkan. Munculnya kontraksi palsu adalah kondisi yang wajar. Kondisi tersebut merupakan cara tubuh bersiap-siap untuk kontraksi yang sebenarnya. Berikut akan dijelaskan perbedaan antara kontraksi palsu dan asli.

Apakah yang dimaksud dengan Kontraksi Palsu?
Kontraksi palsu umumnya terjadi pada trimester ketiga kehamilan. Kontraksi akan timbul sering pada sore atau malam hari terutama setelah melakukan aktifitas yang padat. Umumnya wanita merasakan kontraksi palsu seperti rasa kencang pada perut atau seperti kram menstruasi yang ringan. Tanda dan gejala kontraksi palsu seperti:

  • Biasanya bukan nyeri yang parah
  • Tidak terjadi secara berkala
  • Periode kontraksi tidak bertambah sering
  • Kontraksi terjadi datang dan pergi
  • Kontraksi bisa berhenti ketika terjaid perubahan aktifitas atau posisi
  • Kontraksi tidak semakin menguat seiring berjalannya waktu
  • Kontraksi terjadi dalam waktu singkat

Bagaimana Tanda terjadinya Kontraksi Asli?
Kontraksi asli terjadi ketika tubuh melepaskan hormone oksitosin, yang merangsang Rahim untuk berkontraksi. Kontraksi asli merupakan tanda bahwa tubuh sudah siap melakukan persalinan. Pada usia kehamilan sekitar 40 minggu umumnya akan terjadi kontraksi asli. Tanda terjadinya kontraksi asli adalah seperti:

  • Rahim bagian atas akan terasa seperti kencang, dimana hal ini merupakan usaha tubuh untuk mendorong bayi turun ke jalan lahir sebagai persiapan untuk melahirkan. Selain itu juga untuk menipiskan leher rahim untuk membantu keluarnya bayi.
  • Kontraksi yang terjadi dirasakan seperti gelombang yang rasa sakitnya mulai dari ringan hingga puncak rasa sakit. Selama kontraksi, perut akan terasa keras jika disentuh.
  • Kontraksi memiliki rentang waktu yang semakin lama semakin sempit. Rasa sakit atau kontraksi yang mungkin berawal ditiap 10 menit, seiring waktu akan menjadi tiap 5 menit. Rentang waktu kontraksi yang semakin pendek diikuti dengan rasa sakit yang semakin kuat.

Kondisi lain yang dapat menjadi tanda akan terjadinya persalinan adalah:

  • Terdapat gumpalan lendir merah muda ketika buang air kecil
  • Posisi bayi terasa lebih rendah diperut
  • Merasakan adanya air yang merembes dari vagina

Apakah perbedaan Kontraksi Asli dan Kontraksi Palsu?
Berikut adalah perbedaan kontraksi asli dan palsu sehingga dapat dengan mudah untuk dipahami:

Paramater Kontraksi Palsu Kontraksi Asli
Kapan mulai terjadi? Dapat terjadi pada awal trimester kedua tetapi akan lebih sering muncul saat trimester ketiga. Pada kehamilan usia 37 minggu.
Seberapa sering kontraksi terasa? Tidak memiliki rentang waktu yang teratur. Memiliki rentang waktu yang teratur dan semakin pendek.
Berapa lama kontraksi terjadi? 30 detik-2 menit 30-70 detik
Bagaimana kontraksi yang dirasakan? Perut seperti mengencang atau diremas tetapi umumnya tidak menyebabkan rasa sakit. Perut seperti ketat atau kram yang timbul seperti gelombang dimulai dari belakang dan bergerak ke depan. Rentang timbulnya kontraksi semakin sering dan semakin sakit.
Apakah kontraksi mereda saat berubah posisi atau beristirahat? Kontraksi akan berhenti ketika berjalan atau beristirahat. Bahkan kontraksi dapat berhenti ketika mengubah posisi tubuh Kontraksi terus berlanjut meskipun mengubah posisi atau beristirahat.

Apa yang harus dilakukan saat terjadi Kontraksi Palsu?
Kontraksi palsu umumnya mulai terjadi pada trimester kedua atau awal trimester ketiga, dimana kondisi tersebut normal terjadi. Jika kontraksi palsu terjadi, sebenarnya tidak membutuhkan tindakan khusus. Namun jika, kondisi tersebut membuat tidak nyaman makan beberapa langkah dapat dilakukan:

  • Berjalan. Kontraksi palsu umumnya akan berhenti ketika tubuh berubah posisi atau bergerak
  • Istirahat. Jika kontrkasi palsu terjadi ketika sedang beraktifitas maka sebaiknya ambil waktu sebentar untuk beristirahat atau berbaring.
  • Merilekskan tubuh. Membuat tubuh dalam kondisi yang tenang dan santai dengan mandi dengan air hangat atau mendengarkan music.
  • Mendapatkan pijatan

Selain kontraksi, sering juga terjadi nyeri disekitar perut. Hal ini disebut nyeri ligament bundar yang berasal dari ligament yang menopang rahim.  Nyeri ligament bundar sering terjadi ketika berdiri, berguling, batuk, bersin, atau saat buang air kecil. Rasa nyeri yang terjadi hanya berlangsung beberapa detik atau menit. Untuk meredakan rasa tidak nyaman karena nyeri ligament bundar, dapat dilakukan beberapa hal seperti:

  • Ubah posisi atau menghentikan aktifitas. Berbaring dengan posisi tubuh miring juga dapat membantu meredakan rasa sakit.
  • Topang perut ketika berdiri
  • Bergerak lebih lambat
  • Beristirahat dan menenangkan tubuh

Sumber : Vivahealth.co.id

Iklan

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.